Hubungan antara Self Efficacy dengan Subjective Well-Being In School pada Siswa Sma Negeri 7 Takalar
Keywords:
Self-efficacy, Siswa, Subjective well-being in schoolAbstract
Siswa yang memiliki keyakinan terhadap kemampuan diri mereka dalam menghadapi hambatan dan mencapai tujuan cenderung mengalami tingkat kebahagiaan serta kepuasan hidup yang lebih tinggi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara self efficacy dan subjective well-being in school pada siswa SMA Negeri 7 Takalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 223 siswa SMA Negeri 7 Takalar melalui teknik accidental sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis Spearman’s rho. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara self efficacy dan subjective well- being, dengan nilai koefisien korelasi sebesar (r = 0,287; p = 0,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat self efficacy yang dimiliki oleh siswa SMA Negeri 7 Takalar, maka semakin tinggi pula tingkat subjective well- being in school yang mereka rasakan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk memberikan rekomendasi dan panduan praktis bagi lembaga pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, mengembangkan program pengembangan diri, serta memperkuat kesejahteraan mental siswa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Asa Psikologi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.