Celebrity Worship dan Kesehatan Mental Remaja K-Popers: Sebuah Systematic Litelature Review
Abstract
Celebrity worship syndrome telah menjadi fenomena psikologis yang mengkhawatirkan di kalangan penggemar K-Pop, khususnya remaja, dimana kekaguman berlebihan bertransformasi dari fandom normal menjadi perilaku obsesif yang berpotensi mengancam kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi fenomena celebrity worship pada remaja penggemar K-Pop dan menganalisis dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis dengan metode Systematic literature review. Penelitian ini menggunakan Systematic literature review dengan menganalisis 10 jurnal yang terbit dari tahun 2003-2025, meliputi publikasi internasional dan nasional. Temuan mengungkapkan bahwa celebrity worship terbentuk melalui mekanisme psikologis yang saling terkait meliputi attachment, interaksi parasosial, dan loneliness. Lima aspek psikologis utama terdampak: (1) ketidakstabilan emosional, (2) kesulitan sosial dalam membangun hubungan autentik, (3) distorsi kognitif terhadap realitas, (4) perilaku obsesif-kompulsif, dan (5) pembentukan self-concept tidak autentik. Terdapat korelasi negatif signifikan antara tingkat celebrity worship dan kesejahteraan psikologis. Fenomena celebrity worship mengalami pergeseran demografis melampaui remaja awal (11-17 tahun) hingga dewasa muda (20-25 tahun), dengan dampak negatif lebih besar pada perempuan meliputi kecemasan, stres, body image issues, dan risiko depresi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurkhofifah Djohar Pratiwi, Rukiyati (Penulis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.